Rabu, 16 Maret 2016

Pengertian dan Definisi Blog


Pengertian dan Definisi Blog



Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web).
Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi

Ciri-ciri :
Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum


1. Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online


2. Memiliki tujuan


3. Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya


4. Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)


5. Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog


Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :


· Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lain


· Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain


· Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif


· Berkarya atau aktualisasi diri


· Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar


· Berbagi pengalaman


· berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsb


· banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat


Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
>> Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan sebagainya
>> Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkini
 Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan

Pengertian Blogger :
Blogger adalah pemilik blog atau pengarang isi blog.

Etika Blogger :


· Memiliki tujuan yang baik


· Membuat artikel/postingan yang asli, bukan hasil copy paste (plagiat) atau kegiatan lain yang melanggar hak cipta (tanpa ijin pemilik)


· Tidak membuat postingan yang merugikan orang lain, mengganggu, menipu (spam), mengandung kekerasan, isu sara, dan hal negatif lainnya


Splogs :
Splogs adalah singkatan dari spam blog, splogs umumnya berisi informasi spam yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan bersifat merugikan seseorang maupun pihak lain.
Read more

Minggu, 06 Maret 2016

Hirarki Sistem Memori

Hirarki Sistem Memori 

Memori adalah bagian dari komputer yang digunakan untuk menyimpan program – program dan data – data disimpan, sehingga data akan diolah menjadi suatu data hasil olahan atau sistem informasi yang akan di outputkan, sedangkan program atau intruksi digunakan untukmengolah datatersebut.Hirarki dari memori dapat digambarkan sebagai berikut:
1. Inboard Memori

Inboard memori adalah memori yang dapat diakses langsung oleh prosesor Inboard memori dibagi menjadi 3:

a. Register Memori
Merupakan jenis memori dengan kecepatan akses yangpaling cepat , memori ini terdapat pada CPU/ prosesor. Contoh : Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memori Addres Register, Instruction Register, dll.
b. Cache Memori
Meupakan memori berkapasitas kecil yang lebih mahal dari memori utama. Cache memori terletak antara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingakan. Cache Memory ini ada dua macam yaitu :

1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin cepat Processor.

2. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor ). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.
c. Memori utama Memori Utama Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program.
Jenis Memori Utama : 

1. ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System ) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system. Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll. ROM untuk BIOS terdapat beragam jenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.

2. RAM (Random Acces Memory) yang memiliki kemampuan untuk dirubah data atau program yang tersimpan didalamnya. Ada bebrapa jenis RAM yang ada dipasaran saat ini :
• SRAM • EDORAM • SDRAM • DDRAM • RDRAM • VGRAM

2. Outboard Storage
Outboard Storage adalah penyimpanan yang memiliki kapasitas lebih besar dari pada inboard memori, dan bersifat non-voltaile, serta digunakan dalam kurun waktu tertentu. Contoh dari outboard storage ini antara lain:

a. Magnetic Disk
Adalah simpana luar yang terbuat dari satu atau lebih pringan yang bentuknya seperti piringan hitam yang terbuat dari metal atau dari plastik dan permukaannya dilapisi dengan magnet iron-oxide, dan memiliki Read/Write protect notch ( lubang proteksi baca dan tulis ).

b. Hard Disk

Terbuat dari piringan keras dari bahan alumunium atau keramik yang dilapisi dengan zat magnetik kapasitas dari hard disk berkisar antara 5 megabyte sampai 1 gigabyte.saat ini komputer telah menggunakan kapasitas hard disk hingga 80 gigabyte lebih.
3. Off-line Storage

Off-line storage tergolong dalam penyimpana yang lambat karena masih menggunakan pita magnetik. Riskannya penggunakan dana lama masa pakai membuat jenis penyimpanan ini saangat jarang digunakan. Contoh :
1. Cardride tape.
2. WORM, dll.
Tipe Memori, Waktu dan Pengontrolan.

Tipe memori berdasarkan tempat dan pengaksesan prosesor dibedakan menjadi:

1.     Memori Internal
2.    Register
3.    Main Memory
4.    Chache Memory
5.    Memori Eksternal
6.    Magnetik Disk
7.    Floppy Disk
8.    IDE Disk
9.    SCSI Disk
10.  RAID
11.  Optical Disk
12.  CDROM
13.  CD-R
14.  CD-RW
15.  DVD Pita Magnetik

Pengontrolan memori dapat dijabarkan :
1. Sequential access
Memori diorganisasi menjadi unit unit data yang disebutrecord.Akses harus dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik. Informasi pengalamatan yang disimpan dipakai untuk memisahkan record record dan untuk membantu proses pencarian.Terdapat shared read/write mechanism untuk penulisan/pembacaan memorinya. Pita magnetik merupakan memori yang menggunakan metode sequential access.
2. Direct access
Sama sequential access terdapat shared read/writemechanism. Setiap blok dan record memiliki alamat unik berdasarkan lokasi fisiknya. Akses dilakukan langsung pada alamat memori. Disk adalah memori direct access
3. Random access
Setiap lokasi memori dipilih secara random dan diakses serta dialamati secara langsung. Contohnya adalah memori utama.
4. Associative access

Jenis random akses yang memungkinkan pembandingan lokasi bit yang diinginkan untuk pencocokan. Data dicari berdasarkan isinya bukan alamatnya dalam memori. Contoh memori ini adalah cache memori Waktu akses memori dapat dijabarkan :

1. Access time
Bagi random access memory, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau tulis. Memori non-random akses merupakan waktu yang dibutuhkan dalam melakukan mekanisme baca atau tulis pada lokasi tertentu.

2. Memory cycle time
Konsep ini digunakan pada random access memory terdiri dari access time ditambah dengan waktu yang diperlukan transient agar hilang pada saluran sinyal.
3. Transfer rate
Kecepatan data transfer ke unit memori atau dari unit memori. 1.Random access memory sama dengan 1/(cycle time). 2. Non-random access memory dengan perumusan :
TN = TA + (N/R) TN = Waktu rata rata untuk membaca atau menulis N bit TA = Waktu akses rata rata N = Jumlah bit R = Kecepatantransfer dalam bit per detik (bps)

B. Karakteristik Sistem Memori (secaraumum)

Ada 7 karakteristik Memori yaitu :
1. Lokasi Memori

Ada 3 lokasi keberadaan memori di dlm sistem komputer yaitu :

A. Memori Lokal (CPU)
• Memori ini built-in berada dalam CPU • Memori ini diperlukan untuk semua kegiatan CPU • Memori ini disebut register. Register digunakan sebagai memori sementara dalam perhitungan maupun pengolahan data dalam prosesor

B. Memori Internal (Main memori)
• Diluar CPU tetapi bersifat internal terhadap sistem computer. • Diperlukan oleh CPU untuk proses eksekusi program. Sehingga dapat diakses secara langsung oleh prosesor tanpa modul perantara. • Memori internal menggunakan media RAM

C. Memori Eksternal
• Eksternal terhadap sistem komputer & berada diluar cpu • Untuk menyimpan data/instruksi secara permanen • Tidak diperlukan dalam proses eksekusi sehingga tidak dapat di-akses langsung oleh cpu • Memori ini terdiri dari perangkat storage peripheral (disk, pita, magnet , dll)

2. Kapasitas Memori
• Kapasitas register (memori lokal) dinyatakan dalam bit • Kapasitas main memori dalam byte (8 bit) atau word. Panj ang word umumnya 8,16 & 32 bit. • Kapasitas memori eksternal dinyatakan dalam byte

3. Satuan Transfer
Satuan transfer sama dengan jumlah saluran data yang masuk ke dan keluar dari modul memori.
• Bagi memori internal, satuan transfer merupakan jumlah Bit yg dibaca atau yg dituliskan ke dlm memori pd suatu saat.. Jumlah saluran ini sering kali sama dengan panjang word, tapi dimungkinkan juga tidak sama • Bagi memori eksternal, data ditransfer dlm juml yg jauh lebih besar dari word (block). Konsep Satuan Transfer • Word, merupakan satuan “alami”organisasi memori. Ukuran word biasanya sama dengan jumlah bit yang digunakan untuk representasi bilangan dan panjang instruksi. • Addressable units, pada sejumlah system, addressable unit adalah word. Namun terdapat system dengan pengalamatan pada tingkatan byte. Pada semua kasus hubungan antara panjang suatu alamat (A) dan jumlah (N) addressable unit adalah 2A =N. • Unit of Transfer adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan, kedalam memori pada suatu saat. Pada memori eksternal, transfer data biasanya lebih besar dari suatu word, yang disebut dengan block

4. Metode Akses Memori
Terdapat 4 jenis pengaksesan satuan data, sbb:

a. Sequential Access
• Memori diorganisasikan menjadi unit –unit data yang disebut record • Akses harus dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik • Informasi pengalamatan yang disimpan dipakai untuk memisahkan record –record dan untuk membantu proses pencarian. • Terdapat shared read/write mechanisme untuk penulisan/pembacaan memorinya. • Pita magnetic merupakan memori yang menggunakan metode sequential access
b. Direct Access
• Menggunakan shared R/W mechanism, tetapi setiap blok & record memiliki alamat yg unik berdasarkan lokasi fisik • Akses dilakukan langsung pada alamat memori • Waktu aksesnya bervariasi • Contohnya adalah akses pada disk

c. Random Access
• Setiap lokasi dpt dipilih secara random & diakses serta dialamati secara langsung. • Waktu mengakses lokasi tertentu tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya & bersifat konstan. • Contohnya adalah sistem main memori

d. Associative Access
• Jenis random akses yang memungkinkan pembandingan lokasi bit yang diinginkan untuk pencocokan • Data dicari berdasarkan isinya bukan alamatnya dalam memori • Contoh memori ini adalah cache memori
5. Kinerja Memori
Ada 3 buah parameter u/ kinerja sistem memori, yaitu
• Waktu Aksess (seek time)

• Bagi RAM, waktu akses : waktu yg dibutuhkan untuk melakukan operasi W/R • Bagi non RAM, waktu akses : waktu yg dibutuh-kan u/ melakukan mekanisme W/R pd lokasi tertentu. • Waktu siklus (Cycle Time) • Waktu akses ditambah dgn waktu transien hingga sinyal hilang dari saluran atau u/ menghasilkan kembali data ini dibaca secara destruktif. • Konsep ini digunakan pada RAM • Laju Pemindahan (Transfer Rate) • Transfer rate : kecepatan pemindahan data ke unit memori/ditransfer dari unitmemori. • Bagi RAM, transer rate = 1/siklus waktu • Non-random access memory dengan perumusan sbb : TN = TA + (N/R) Dimana : TN = Waktu Rata-rata untuk membaca atau menulis N bit TA = Waktu Akses Rata-rata N = Jumlah Bit R = kecepatan transfer dalam bit per detik (bps)

6. Tipe Fisik Memori
Ada 2 tipe fisik memori, :

+ Memori Semikonduktor, memori ini memakai teknologi VLSI (very Large Scale Integration) Memori ini banyak digunakan untuk RAM + Memori Permukaan Magnetik, digunakan u/ disk atau pita magnetik.
7. Karakteristik Fisik
Ada 2 yg mencerminkan karakteristik tsb:
a. Volatile dan Non volatile
Volatile, informasi. akan rusak secara alami/hilang bila daya listrik dimatikan. Sedangkan Non volatile sebaliknya
b. Erasable non erasable
Erasable : isi memori dapat dihapus & di-gantikan dengan inf. dgn inf lainnya. Memori semikonduktor yg tdk terhapuska dan non volatile adalah ROM.


(" Sourcers : https://id.wikipedia.org/wiki/Hirarki_memori ")


Read more

Sabtu, 05 Maret 2016

Perbedaan x86 dan x64 (32bit & 64bit)

Perbedaan x86 dan x64 merupakan suatu perbedaan yang terdapat pada windows suatu komputer atau laptop yang harus kita pahami. Banyak orang yang belum mengetahui tentang x86 maupun x64 sehingga mereka sangat bingung ketika hendak memilih komputer dengan windows yang seperti apa yang hendak mereka beli. Pada umumnya x86 biasa disebut dengan windows 32 bit, sedangkan x64 biasa disebut dengan windows 64 bit yang mana masing – masing memiliki fungsi dan kemampuan yang berbeda.


Perbedaan x86 dan x64

Perbedaan x86 dan x64 harus kita ketahui agar kita juga mengetahui kelemahan dan kelebihan kedua windows tersebut. Keduanya baik x86 dan x64 mengacu pada arsitektur processor yang digunakannya. Jika pada x86 atau yang biasa disebut dengan windows 32 bit, register yang berada di dalamnya memiliki ukuran 32 bit, maka pada x64 atau yang biasa disebut dengan windows 64 bit memiliki register dengan ukuran sebesar 64 bit. Selain itu dalam suatu processor pada komputer, jumlah bit yang tertera merupakan jumlah suatu data dalam komputer yang dapat diproses hanya dalam satu langkah.

Jika pada x86, karena jumlah bitnya hanya 32 bit, maka processor tersebut hanya mampu memproses suatu perintah dalam jumlah 32 bit dalam sekali siklus pemrosesan. Sementara untuk x64 yang notabene memiliki jumlah bit yang lebih besar yakni 64 bit maka processor dapat memproses suatu perintah dalam jumlah 64 bit dalam sekali siklus pemrosesan. Dengan demikian tentu data yang dapat diproses dari x64 lebih besar dibandingkan dengan data dari x86.

Perbedaan x86 dan x64 dapat dilihat dari batasan penggunaan RAM maksimal pada suatu komputer. Pada x86 yang biasa disebut dengan windows 32 bit memiliki penggunaan RAM yang dibatasi hingga 4 GB. Dengan kata lain jika RAM yang dipasang pada komputer dengan windows 32 bit lebih dari 4 GB maka yang berfungsi hanyalah sebesar 4GB saja, maka sisanya tidak dapat digunakan. Sedangkan pada x64 memiliki batasan penggunaan RAM hingga 192 GB.

Dengan perbedaan tersebut maka dapat dipastikan bahwa komputer dengan windows x64 atau 64 bit lebih baik dibandingkan windows x86 atau 32 bit ketika digunakan untuk mengolah data – data yang sangat berat yang tentu akan memakan banyak memori seperti pekerjaan video editing atau picture editing. Perbedaan lainnya juga nampak pada segi keamanan dari keduanya yang mana windows x64 atau 64 bit lebih aman jika dibandingkan dengan windows x86 atau 32 bit. Hal tersebut dikarenakan windows 64 bit memiliki driver yang harus benar – benar mendapatkan sertifikasi dari vendor pencipta hardware tersebut. Dengan demikian windows 64 bit akan sulit diserang oleh program – program jahat yang merusak.
Perbedaan x86 dan x64


Dengan mengetahui perbedaan x86 dan x64 tentu kita akan dapat memilih CPU yang tepat bagi komputer kita tergantung dari penggunaannya. Tentu jika digunakan untuk hal – hal yang sangat berat, maka pilihan terhadap x64 lebih tepat.


Read more